6 Soft Skill dan Hard Skill yang Wajib Dimiliki dan Bagaimana Cara Meningkatkannya
Soft skill adalah kemampuan yang tidak bisa diukur dan tidak ada wujudnya. Soft skill berhubungan dengan karateristik orang, kecerdasan sosial dan kemampuan beradaptasi. Soft skill sebagai pelengkap untuk hard skill. Soft skill yang paling banyak disebutkan dan digunakan adalah:
- Berpikir Kritis (Critical Thinking)
Berpikir kritis diperlukan ketika melihat suatu masalah secara lebih jernih dan rasional. Dengan mempertimbangkan fakta, argumen, dan pendekatan secara logis. Karena berpikir kritis sebagai salah satu upaya mencapai problem solving. Untuk meningkatkan berpikir kritis, bisa dengan membaca buku, menambah wawasan dan memperdalam suatu topik. Bisa juga melalui diskusi ringan tentang isu-isu hangat.
- Komunikasi
Komunikasi sangat penting, karena ketika masuk di dunia kerja. Kita pasti bakal bertemu dengan orang-orang dengan watak yang berbeda. Untuk menghindari kesalahpahaman ketika berkerja, komunikasi dengan penggunaan bahasa yang baik sangatlah diperlukan. Agar, topik bisa tersampaikan dengan baik dan tepat ke lawan bicara. Untuk meningkatkan soft skill ini, jadilah pendengar yang baik terlebih dahulu lewat percakapan ringan sehari-hari. Fokus dengan apa yang disampaikan lawan bicaramu dan cobalah menanggapi lawan bicara. Evaluasi diri kamu sendiri apa yang kurang tepat dan teruslah mencoba.
- Kepemimpinan (Leadership)
Ketika masuk dunia kerja, pastinya kamu tidak berharap di posisi yang sama terus kan? Untuk mencapai posisi yang tinggi ada kalanya kamu harus siap menerima tantangan untuk menjadi Leader. Untuk meningkatkan skill ini, tumbuhkan dulu rasa inisiatif, keberanian, dan rasa percaya diri. Agar siap menerima tanggung jawab yang besar.
Setelah membahas tentang soft skill, mari sekarang bahas hard skillnya. Hard skill merupakan kemampuan kemampuan yang bisa diukur dan bisa dipelajari melalui pelatihan atau pendidikan. Kemampuan ini bisa dipelajari sesuai dengan minat dan bidang yang dituju. Hard skill yang paling sering disebutkan dan digunakan antara lain,
- Menulis (Writing)
Bagi sebagian orang, menulis adalah hal yang terlalu mudah. Saking mudahnya, terkadang kemampuan menulis dianggap sepele. Padahal tidak semua orang bisa menulis dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Bahkan, saya sendiri masih perlu banyak belajar menulis. Bekerja dimanapun kemampuan menulis sangat dibutuhkan. Contoh menulis laporan keuangan, presentation writing, copy writing, content writing, laporan bisnis, email, surat resmi, SEO dan masih banyak lagi. Untuk meningkatkan skill menulis bisa dengan membuat karya pendek seperti cerpen, artikel atau bisa juga dengan menulis jawaban di Quora. Setelah itu, kamu bisa lihat berapa banyak tayangan dan dukungan naik. Semakin tinggi tayangan dan dukungan naik, artinya banyak menyukai tulisanmu. Atau bisa dengan mencari mentor.
- Mengolah dan Menganalisa Data
Bisnis di suatu perusahaan bersifat dinamis, kadang ketika menjalankan bisnis tidak selalu berjalan mulus. Untuk menjaga kestabilan bisnis, perusahaan dalam mengambil suatu keputusan memerlukan data. Baik data kuantitatif maupun kualitatif. Keterampilan mengumpulkan, mengolah, menganalisis, menilai dan memaknai data. Hingga akhirnya memperoleh insight yang bisa mempengaruhi strategi bisnis perusahaan kedepannya. Tentunya, kemampuan ini sangat diperlukan diberbagai bidang. Minimal bisa mengolah data menggunakan rumus yang ada di Ms. Excel dan dibuat bentuk grafik. Setelah itu, coba kamu pahami data visualisasinya. Dari data itu, apa kesimpulan yang diperoleh? Mengolah dan menganalisa data diperlukan Crictical Thinking.
- Kemampuan menggunakan berbagai Software
Mengoperasikan komputer di jaman sekarang sifatnya wajib hukumnya. Tentunya, perlu menguasai berbagai software. Minimal bisa menggunakan Microsoft office, google drive, social media, email dan lain sebagainya. Setelah itu, misalnya mau menguasai canva, adobe illusator, SPSS, google biq query, power BI, dan lain sebagai. Dipersilahkan, tergantung minat bidang masing-masing.
Untuk mengusai software tertentu bisa belajar secara otodidak lewat youtube. Bisa ambil course online gratis atau berbayar di Udemy, Coursera, Linkedin Learning, dan masih banyak lagi. Banyak kok platform online untuk upgrade skill.
Ini, 3 contoh hard skill yang paling sering digunakan dan sering disebut. Jadi, terlepas dari jawaban ini masih banyak skill yang diperlukan tergantung minat dan tujuan masing-masing individu. Bahkan, setelah lulus kuliah pun dan bekerja, saya masih perlu banyak belajar dan terus mengupgrade skill saya. Mengingat, perubahan sosial saat ini sangat cepat sekali. Harus bisa beradaptasi dan terus belajar.
Komentar
Posting Komentar