Adakan Seseorang Yang Diam-diam Membencimu? Berikurt Ciri-Cirinya

Banyak hal yang dapat membuat seseorang menyukai atau membenci kita, terkadang orang yang tidak menyukai kita tidak akan berterus terang dengan apa yang dia rasakan. Lalu bagaimana kita mengetahui sesorang yang mungkin saja tidak menyukai kita?. Berikut ini hal-hal yang mungkin bisa jadi referensi untuk mengetahui tentang dia apabila dia tidak menyukaimu: 

  1. Sering memotong pembicaraan kita. Saat kita sedang menjelaskan sesuatu, tiba-tiba dia memotong dengan kalimatnya sendiri. Ini menunjukkan dia tidak sabar mendengarkan sampai kita selesai bercerita.
  2. Jarang memulai percakapan dengan kita. Orang ini cenderung diam saja jika berpapasan atau hanya menjawab seadanya jika kita sapa. Dia seperti enggan berbasa-basi apalagi ngobrol panjang lebar.
  3. Lebih sering mengalihkan pandangan daripada membalas tatapan mata kita. Saat diajak ngobrol, matanya selalu melihat ke arah lain, jarang balik menatap lawan bicaranya. Ini tanda kurang tertarik dengan topik atau orang yang diajak bicara.
  4. Jarang tersenyum dan bersikap ramah. Ekspresinya datar atau cenderung masam saat berhadapan dengan kita. Senyum dan tawa pun jarang kelihatan, apalagi guyonan hangat ala teman dekat. Dingin dan kaku.
  5. Enggan memberi pujian atau umpan balik positif. Meski kita berpenampilan keren atau berprestasi, dia seolah tak peduli dan tidak mau repot-repot memuji. Paling banter komentarnya "oh, bagus" dengan nada datar.
  6. Lebih senang menghabiskan waktu dengan orang lain ketimbang dengan kita. Terlihat dari update media sosialnya yang penuh foto bareng teman-teman dekatnya menikmati jalan-jalan seru atau makan enak. Sementara ajakan kita jarang ditanggapinya.
  7. Sering lupa atau tidak peduli dengan info dan kejadian penting yang kita alami. Ultah, wisuda, naik jabatan, prestasi apapun sepertinya lewat begitu saja dari ingatannya tanpa ucapan selamat apalagi hadiah kecil.
  8. Tidak pernah menanyakan kabar atau kegiatan kita akhir-akhir ini. Dia seperti acuh tak acuh, tidak penasaran sedikitpun kita lagi apa saja. Topik obrolan selalu tentang dirinya sendiri.
  9. Menghindar dari kontak fisik seperti jabat tangan atau pelukan. Dia akan menghindari adanya skinship saat bertemu atau berpisah dengan kita. Paling banter salim sekilas itu pun karena kita yang mulai duluan mengulurkan tangan.
  10. Lebih memilih pergi dengan orang lain saat kita mengajaknya. Misal, kita menawari untuk makan siang bareng, tapi dia minta raincheck karena sudah punya janji dengan temannya. Banyak alasan untuk menolak undangan kita.
  11. Langsung pergi begitu urusannya selesai tanpa mau mengobrol lebih lama. Tipikal yang begitu beres urusan bisnis atau temu konsultasi, dia buru-buru pamit pulang meskipun kita sudah menawarinya ngopi dulu.
  12. Lebih senang berkirim pesan singkat daripada telepon. Dia lebih nyaman komunikasi lewat chat ketimbang mendengarkan suara kita secara langsung. Teleponnya selalu singkat, langsung to the point tanpa basa-basi.
  13. Sering membatalkan janji secara sepihak. Entah meeting, ketemuan makan siang, nonton bareng, atau jalan-jalan yang sudah direncanakan. Selalu banyak alesan mendadak yang membuatnya tidak bisa hadir.
  14. Menghindar saat kita sedang butuh bantuannya. Misal, kita minta tolong antar-jemput ke bandara, dia langsung geleng-geleng sibuk ada urusan lain. Atau kita perlu teman curhat soal masalah pribadi, dia malah mengalihkan topik dengan kikuk.
  15. Enggan meminjamkan barang pribadinya meskipun untuk keperluan penting. Misal, kita ingin pinjam mobilnya karena ada urusan darurat di luar kota dan taksi penuh. Berbagai alasan logistik bakal dia keluarkan untuk menghindar.

Enggan dekat dan tampak tidak menyukai kita. Semoga bermanfaat ya. Silakan berikan tanggapan jika ada poin penting yang terlewat. Terima kasih sudah membaca jawaban singkat ini sampai akhir.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menghadapi Rasa Bosan: Ide-ide Kreatif untuk Mengisi Waktu Luang di Rumah

Memulai Karir sebagai Freelancer: Apa yang Perlu Kamu Ketahui

10 Tips Produktivitas untuk Milenial di Tahun 2024