Cara Menjadi Orang yang Cerdas dan Berwawasan luas

 Bagaimana orang menjadi cerdas sebenarnya itu tergantung dari persepsi dan cara pandang kita untuk menilai dan mengungkapkan sesuatu, namun mungkin beberapa cara ini bisa membuat kamu menambah wawasan dan membuat kamu menjadi lebih cerdas

  1. Belajarlah Filsafat, bukan pemikiran filsafat ya, melainkan dasar-dasar filsafat itu sendiri (Epistomologi, Ontologi, Aksiologi, Logika, etc). "Lho mas, tapi saya takut kalo belajar filsafat nanti jadi atheis" Iya, ente mungkin jadi atheis kalau bacaan filsafatnya hanya terpaku pada pemikiran Nietzsche, Freud, dan kawan-kawannya. Tapi kalau ente belajar pemikiran filsafatnya Imam Ghozali, Ibnu Rusyd, bukannya jadi atheis ente kemungkinan malah tambah beriman. :v Filsafat itu dapat mendorong manusia untuk lebih berpikir kritis, sistematis, dan….hmm dahlah males 😂 lagian ini kan pertanyaanya bukan disuruh jelasin filsafat :v
  2. Tontonlah channel YT bermutu :
    1. (Untuk bahasa inggris) » Veritasium, Kurzgesagt, Be Smart, TED-Ed, VSauce, SmarterEveryday, CrashCourse, RealLifeLore, UsefulCharts, Knowledgia, Tom Scott, Vox.
    2. (Untuk yang Indonesia) Tonton Channel » Guru Gembul, Pinter Politik, Geolive, Asumsi, Hipotesa, Gita Wirjawan, CakNun.com, Indrawan Nugroho, Satu Persen, Ngaji Filsafat.
  3. Bergaul dengan orang-orang cerdas dan intelektual, lalu ajaklah mereka untuk berdiskusi. Ingat lho ya! diskusi… bukan debat…! ckuakksss :v
  4. Perbanyak literasi, bacalah buku-buku untuk memperkaya referensi, novel tidak apa-apa, asalkan jangan romance heyyy anda bukannya cerdas malah bucin. Novel sejarah atau filsafat boleh (macam Dunia Sophie, Bumi Manusia), kadang ilmu juga lebih mudah diserap kalau formatnya story/cerita. Well, kalau memang mau lebih banyak literasi sih sering-sering buka Academia.edu atau ResearchGate, baca-baca jurnal disana.
  5. Ikuti pelatihan / kursus daring ataupun luring biar nambah skill kehidupan juga. Bedanya kursus dengan belajar otodidak itu kalau kursus anda langsung diuji (exam), "bisa ndak? paham ndak sama materi yang udah dipelajari." Gak mau bayar kursus? Halah saya tau, anda pasti cari yang gratisan kan? …….hahaha.. Sama :v
  6. Menulis. Jangan hanya membaca, menulislah kawan! Dalam menulis itu terdapat proses critical thinking yang lebih banyak daripada saat antum berbicara. Tulisan itu lahir dari dialektika, sedangkan bicara itu cenderung letupan-letupan yang ada bias emosi, bias misinformasi, dsb. Untuk awal-awal menulis jangan takut kalau jelek, karena PASTI JELEK! wuahahaha..🤣 Jelek dan ancur macam jawaban2 saya di platform ini.. :v
  7. Poin terakhir, aplikasikan semua ilmu yang telah anda pelajari. Untuk ilmu yang sukar diaplikasikan (misal Sejarah, Geografi, dll) bisa disalurkan melalui diskusi (poin 3) dan menulis (poin 6). Diskusi itu salah satu bentuk dari pengaplikasian ilmu-ilmu yang telah dipelajari, dalam diskusi pasti ada dialektika yang terjadi antara kamu dan lawan bicaramu. Begitupun menulis. Ciao adios👍

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menghadapi Rasa Bosan: Ide-ide Kreatif untuk Mengisi Waktu Luang di Rumah

Memulai Karir sebagai Freelancer: Apa yang Perlu Kamu Ketahui

10 Tips Produktivitas untuk Milenial di Tahun 2024