Manfaat dari kebiasaan membaca buku
Mengapa kita harus membaca buku? Kalau cuma untuk mendapatkan informasi dan pengetahuan kan sekarang sudah zaman internet, tinggal menonton video TedEd atau Kurzgesagt saja kita sudah bisa mendapatkannya.
Tapi, menonton adalah kegiatan pasif. Kita tinggal melihat layar televisi dan semuanya sudah tersedia untuk dikonsumsi. Sementara membaca membutuhkan usaha sedikit ekstra. Pertama kita harus berkonsentrasi dulu, mengolah kata demi kata, mengikuti alur cerita, membayangkan deskripsi kata-kata tersebut di kepala, baru kemudian kita akan mendapatkan informasi yang ingin disampaikan penulis.
Membaca adalah salah satu bentuk olahraga otak. Rangsangan yang dipicu oleh kata-kata yang kita baca membuat sel-sel otak menjadi lebih aktif, oleh karena itu membaca mempunyai banyak manfaat diantaranya:
- Meningkatkan kemampuan berkonsentrasi. Untuk mendapatkan informasi dari buku yang kita baca dengan baik, kita harus terlebih dahulu memusatkan perhatian. Semakin banyak kita membaca, kita akan semakin terlatih dan pada akhirnya akan semakin mudah untuk memusatkan perhatian pada satu hal.
- Meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan analitis. Saat membaca buku, kita harus mengikuti alur yang disediakan penulis. Di buku fiksi ada konflik, klimaks, pengembangan karakter. Di buku non fiksi ada latar belakang, narasi pengantar, fakta, teori, pendapat. Hal ini membuat kita terbiasa melihat sesuatu dalam pola tertentu dan melatih kita untuk berpikir secara kritis dan analitis.
- Meningkatkan kemampuan berbahasa. Yeah well, it's obvious. Membaca dapat memperluas kosakata, melatih kita menganalisa kalimat kompleks, dan meningkatkan kemampuan menulis kita.
- Meningkatkan daya ingat. Membaca buku membuat kita mengingat tokoh, adegan, alur cerita dengan memvisualisasikan apa yang kita baca di pikiran kita, ini membuat sel memori otak menjadi aktif dan meningkatkan kemampuan kognitif otak. Membaca terbukti dapat memperlambat progres penyakit demensia (kepikunan).
- Meningkatkan rasa empati. Sebagai pembaca, kita akan larut dalam cerita dan memosisikan diri sebagai tokoh yang kita baca. Keterlibatan kita dalam cerita meningkatkan kemampuan kita dalam memahami perasaan, pikiran, dan tindakan orang lain. Hal ini akan membuat kita menjadi pribadi yang lebih empatik.
"Apa buku yang bagus untuk memulai kebiasaan membaca?" Tidak penting buku apa yang kamu baca, jangan dengarkan orang-orang di luar sana yang suka book-shaming. Apapun yang menarik hatimu, entah itu Tere Liye atau Jean-Paul Sartre, entah itu komedi romantis atau fisika teori, baca saja. Semakin banyak ragam buku yang kamu baca, maka kamu akan semakin mengenali buku seperti apa yang work for you.

Komentar
Posting Komentar