Mengapa kamu merasa hidup ini tidak adil?
“Hidup ini mimpi, dan saat kita terbangun kita sudah di akhirat”
ini kata Keanu, aku baru menemukan kalimat ini bersileweran.
- Beberapa bulan kebelakang, aku juga merasakan demikian. Hidup dengan monoton dan hari-hari rasanya berjalan namun dengan aku yang tidak ada di raga ini. Aku tetap bernafas, tetap melakukan aktivitas seperti biasanya, tetap tersenyum, tapi mengapa justru kian hari kian dalam kesedihan yang menyelimuti diri. Aku sebenarnya tidak sedang sedih, namun mengapa justru selalu ingin menangis.
aku merasa bernafas namun tidak hidup. Aku selalu merasa, Apakah ini Mimpi?
Aku juga kadang mencubit diriku sendiri untuk tetap mempertahankan kesadaran yang ada, bahwa this is Real. Kamu lagi Jalan sekarang.
Hal tersebut justru membuat tanda tanya besar dikepalaku. Jika ini benar hidup, lantas kenapa aku berada disini? Diposisi ini? Sesulit ini?
Kenapa justru ada orang lain seusiaku yang bahagia dengan kehidupannya dan terpenuhi segala sesuatu? Bukankah hidup tidak adil?
Aku bahkan berpikir sendiri dikepalaku, jika cuma aku yang hidup didunia ini. Semua manusia itu tidak real. Mereka tidak merasakan rasa bahagia, rasa sakit, dan lain-lain. Hanya aku yang ada disini, mereka ada pemeran pendukungku.
Aku juga merasa aku sendirian disini, tidak ada yang bisa mengerti aku. Aku tidak melihat mereka semua untuk berkontribusi dalam hidupku.
Gila, aku rasanya benar-benar hampir hilang akal.
Namun sekarang, tidak lagi begitu. Aku sudah merasa lebih hidup dan bernafas dengan benar. Aku merasakan berbagai kebahagian dan kesedihan, bukan cuma kesedihan.
setelah aku berpikir kritis, mengapa kita bisa merasakan tidak hidup walaupun hidup adalah karena kita terlalu asik dalam dunia kita sendiri. Kepala penuh dengan pertanyaan namun justru kita yang menjawab itu sendiri sehingga timbul prasangka-prasangka yang sebenarnya itu gak ada.
hal-hal yang berjalan terlalu monoton karena kita terlalu fokus pada sesuatu dibelakang, yang selalu kita sesali. Andai, andai, andai…. selalu berandai.
Saranku, kamu sekarang tarik nafas dan hembuskan beberapa kali. Berkata pada diri sendiri bahwa hidup adalah pilihan, life is choices. Gak setiap waktu kamu bakal sedih, nanti juga bahagia. Rasakan kasih sayang dan kehadiran orang disekitar, jangan merasa sendirian.
Semangat terus yaa, hari ini pasti terlewati. Kamu harus tau bahwa hari esok bahagia sudah menunggu kamu. Minimalisir pikiran buruk, dan lagi-lagi semangat....
Komentar
Posting Komentar