Cara mempengaruhi pikiran lawan bicara secara psikologis

 


Saya memiliki beberapa trik psikologis yang dapat membantu kamu dalam memainkan beberapa permainan pikiran dengan teman-temanmu dan meningkatkan kesadaran secara menyeluruh.

Sebelumnya, trik ini saya dapatkan dari pengalaman pribadi, namun sangat mungkin cara ini saya 'serap' secara tidak sadar dari tulisan/orang lain/kejadian di lingkungan saya. Jika ada yang mengetahui penjelasannya secara keilmuan (terutama psikologi), waktu dan tempat saya persilahkan di kolom komentar.

Cara mempengaruhi pikiran lawan bicara secara psikologis yaitu:

1. Bersahabat dan mudah didekati

Bersikap mudah didekati adalah cara alami untuk mempengaruhi pikiran orang dan membuat mereka menyukai Anda. Orang – orang cenderung senang berdekatan dengan orang yang selalu tersenyum, dapat berkomunikasi dengan baik dan energik. Semua hal itu akan membuat orang merasa nyaman dan tertarik sehingga selalu ingin berbicara dengan Anda. Lakukan cara melatih mental agar berani dan dapat menjadi orang yang mudah didekati.

2. Tunjukkan minat kepada orang lain

Tidak cukup hanya berusaha menarik orang lain dengan sikap bersahabat dan ramah, Anda juga perlu berusaha agar terlihat tertarik kepada mereka yang mendekati Anda. Tunjukkan bahwa Anda juga tertarik dengan percakapan mereka, tanyakan satu atau dua hal tentang diri mereka, dan perlihatkan bahwa Anda memberikan perhatian penuh. Usahakan untuk melakukan cara menghilangkan sifat pendiam agar pergaulan Anda juga menjadi lancar.

3. Berikan pertolongan

Apabila Anda ingin mendekati seseorang untuk menjalin koneksi, maka memberikan suatu pertolongan adalah langkah yang tepat. Seseorang akan menghargai bantuan Anda dan akan menaruh lebih banyak perhatian pada diri Anda. Hal itu akan membawa kesan positif terhadap diri Anda di mata lawan bicara, dan merupakan cara menjadi pribadi yang menyenangkan. Usahakan untuk memberi bantuan pada saat yang tepat, dan pastikan bahwa orang tersebut memang sedang membutuhkan bantuan dari Anda.

4. Meminta bantuan

Mungkin tips ini akan terdengar aneh, namun cara mempengaruhi pikiran lawan bicara yang pertama adalah dengan meminta pertolongan yang agak tidak mungkin dikabulkannya pada kali pertama. Anda melakukan hal ini untuk menarik perhatiannya lebih dulu. Ketika ia tidak bisa mengabulkan, tunggu beberapa waktu sebelum meminta pertolongan yang kedua kali. Pastikan permintaan tolong Anda yang kedua tidak sulit dipenuhi, dan orang tersebut akan memenuhinya karena merasa bersalah menolak permintaan yang pertama.

5. Mengingat namanya

Nama adalah identitas seseorang, maka Anda perlu dapat mengenali nama setiap orang yang menjadi lawan bicara Anda. Cara mempengaruhi pikiran lawan bicara adalah dengan mengingat nama – nama tersebut dengan benar, maka mereka akan merespon Anda dengan cara yang sama. Orang cenderung suka berteman dengan orang lain yang dapat mengingat semua detil tentang dirinya dan yang tampak menaruh perhatian besar kepada dirinya. Hal itu juga menunjukkan hubungan yang terbuka dan bersahabat.

6. Memberi pujian

Memuji atau menyanjung orang lain akan menaikkan tingkat emosi positif mereka, dengan demikian kita dapat mengontrol perasaan mereka. Dengan menunjukkan kepada lawan bicara seberapa berharga mereka di mata Anda, maka Anda telah meningkatkan nilai diri dan memotivasi mereka. Akan tetapi, berhati – hatilah agar tidak memberi pujian berlebihan kepada orang tersebut dan membuatnya menjadi jengah serta ingin menghindari Anda.

7. Lakukan yang dikerjakan orang lain

Cara mempengaruhi pikiran lawan bicara dengan baik adalah dengan melakukan peniruan pada apa yang dilakukan orang lain. Meniru tidak selamanya merupakan hal yang buruk. Peniruan disini dimaksudkan sebagai cara untuk bergabung dengan orang lain, tentu saja dengan meniru hal – hal yang positif. Para peneliti menemukan jika orang – orang akan lebih terbuka pada orang yang bertindak sama dengan mereka. Dengan meniru, kita memberi mereka keyakinan bahwa apa yang dilakukan adalah benar.

8. Memberi kritik dengan sopan

Menunjukkan kesalahan lawan bicara jika ada merupakan suatu hal yang diperlukan dengan tujuan untuk membantu mereka. Akan tetapi Anda perlu memberikan kritik dengan cara yang positif dan tidak langsung agar tidak mempermalukan mereka. Buatlah beberapa pujian terlebih dulu atas hal – hal yang berhasil mereka lakukan, kemudian tunjukkan poin – poin yang perlu diperbaiki. Hindari penggunaan kata – kata yang kasar dan agresif, gunakan kata yang sopan dan sederhana. Lakukan jangan didepan orang lain, melainkan hanya secara empat mata.

9. Meminta ketika lawan bicara sedang tidak siap

Ketidak siapan lawan bicara Anda dapat menjadi suatu cara yang baik untuk mengajukan permintaan Anda. Lakukan hal ini ketika mereka terlihat lelah atau sedang tidak berkonsentrasi, sehingga tidak dapat menolak atau memikirkan permintaan Anda lebih jauh lagi. Tentu saja, pastikan permintaan Anda bukanlah suatu hal yang akan merugikan siapapun dan bukan merupakan permintaan yang buruk.

10. Hormati pendapatnya

Ketika berdebat dengan seseorang wajar saja jika ada beberapa ketidak sepakatan yang terjadi. Walaupun demikian, lebih baik mencoba mendengar pendapat lawan bicara Anda lebih dulu dan menunjukkan rasa hormat Anda kepadanya mengenai pendapatnya tersebut. Kemudian, Anda bisa berganti menyatakan pendapat Anda kepada lawan bicara.

11. Tempatkan diri pada pikiran orang lain

Anda tidak akan dapat mengerti jalan pikiran orang lain kecuali Anda berusaha menempatkan diri pada cara berpikirnya, pada situasi atau keadaan yang dialami orang tersebut. Hubungan yang terjalin dengan lawan bicara akan didasarkan pada kepercayaan dan rasa hormat yang berlangsung lama, jadi sangat penting untuk mengakui berbagai perbedaan yang ada. Lakukan juga cara menghilangkan rasa gugup di segala situasi untuk menaikkan tingkat percaya diri Anda.

12. Perhatikan penampilan

Penampilan yang prima sangat penting untuk menunjang citra dirinya di depan orang lain, dan agar orang dapat menarik kesimpulan yang diinginkan mengenai kesan dirinya di mata orang lain tersebut. Salah satu penunjang penampilan adalah pilihan busana yang kita kenakan. Kita akan memilih busana yang menonjolkan kesan tertentu sebagai bagian dari cara mempengaruhi pikiran lawan bicara melalui kesan pertamanya terhadap diri kita. Selain itu, cara bermake up, pilihan aksesoris, tas, sepatu, bahkan hingga kepada gestur tubuh kita akan merupakan bagian dari citra yang akan ditampilkan tersebut, juga cara meningkatkan persepsi antar pribadi.

Sebenarnya masih banyak yang bisa dibagikan, tetapi saya pikir ini bagus untuk saat ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menghadapi Rasa Bosan: Ide-ide Kreatif untuk Mengisi Waktu Luang di Rumah

Memulai Karir sebagai Freelancer: Apa yang Perlu Kamu Ketahui

10 Tips Produktivitas untuk Milenial di Tahun 2024