Tips Mengontrol Emosi Kamu Supaya Kamu Lebih Tenang
Menurut Anthony
Robbins, emosi manusia itu ibarat kaset atau CD (Compat Disc) yang menyetel
lagu yang sama, itu-itu saja dan kalau memang CD Anda berisi lagu rock saja,
rasanya tidak mungkin tiba-tiba menyisip satu lagu dangdut misalnya. Selain itu
your emotion is created by your motion, artinya kurang lebih adalah sebagai
berikut emosi Anda diciptakan oleh gerakan Anda.
Ada beberapa emosi
yang bisa kita highlight misalnya saat marah, jangan mudah menyumpahi walaupun
dalam hati. Karena sumpah serapah hanya memunculkan rasa tidak nyaman bagi yang
mengeluarkan sumpah. Kekawatirannya adalah bisa berdampak pada kita sendiri.
Rasa dendam, marah, dan segudang jenis emosi negatif lainnya memberatkan
punggung kita. Jangan pula membuat keputusan disaat seperti itu. Kita gunakan
jalan yang lebih baik dalam membuat resolusi masalah. Pasti akan selalu ada
jalan walau kita berada pada titik terendah.
Disaat bahagia, jangan
mudah menjanjikan sesuatu. Belum tentu kita sanggup memenuhi janji sebab
terbawa euforia. Tetap saja, rasa bahagia perlu dikontrol. Seperti sebuah
cerita, ada seorang bapak yang sangat gembira mendapatkan undian sebuah
rumah baru beserta isinya. Ia bergembira lalu membakar isi rumah yang selama
ini membuat ia merasa buruk, yang akan digantikan dengan perabotan baru dari
undian. Ia bersukacita mengelilingi api, tapiapi tak sengaja bukti undian yang ia
bawa ikut terbakar bersamaan dengan perabotan yang ia bakar. Akhirnya ia tak dapat
membuktikan dirinya pemenang undian karena belum sempat mengkonfirmasi.
Kecerobohan ini karena emosi bahagianya yang tak terkendali.
Bagaimana orang harus
mengontrol emosinya?
Bahwa mengontrol emosi
itu adalah tentang mengelola hawa nafsunya. Ia tak dapat dilenyapkan, akan
tetapi dapat di kendalikan. Bagaimana caranya, adalah dengan kita mengenali
mengapa diri kita ini penting mengontrol emosi. Dengan begitu kita memiliki
urgensi, sepenting apa sih. Kalau sudah banyak masalah karena emosi yang tak
terkontrol seharusnya jadi pembelajaran yang sangat baik untuk masa depan kita.
Emosi itu jangan
ditahan-tahan, namun harus dialirkan. Karena apa, supaya tidak menjadi bom waktu.
Rasa kecewa, marah, sedih, alirkan dengan rasa kita, untuk kembali, bahwa semua
ini tidak selamanya. Sambil berdzikir (ini utk saya). Rasa gembira kita alirkan
dengan syukur, ekspresikan dengan bersedekah (ini utk saya).
Emosi yang terkontrol
membuat kita lebih memiliki kecenderungan memutuskan dengan tepat. Bahkan bisa
mencegah bencana hidup yang mungkin saja menimpa kita. Hanya karena
"seandainya dulu tidak emosi sesaat…" kita bisa menghindari ucapan
ini bukan dimasa depan. Saya juga masih belajar. Dan itu yang saya dapatkan dari
perjalanan pendewasan diri saya.
mungkin beberapa hal dibawah ini juga bisa dipertimbangkan untuk dilakukan, saya kurang yakin
dengan ini, tapi beberapa moment ini berhasil.
1. Duduk dan atur nafas
2. Minum air putih atau makan permen
3. bicara seperlunya
4. jika lawan bicara anda sudah speak loud,
usahakan tetap tenang dan mencerna setiap kata-katanya
5. jika duduk juga kurang membantu cobalah
berbaring atau tidur
6. kontrol emosi dengan bernyanyi lagu yang
menurutmu ampuh mengembalikan mood (biasanya saya play lagu BFMV)
7. jangan bertingkah bodoh
8. tetap tersenyum
9. pergilah pada saat weekend, camping ceria atau
kunjungi tempat wisata atau hyking ringan.
10. Ngopiiiiiiiiiiiii :)
Itulah beberapa tips untuk emosi atau ketika kalian sedang mempunyai amarah berlebih, semoga bermanfaat..

Komentar
Posting Komentar